Analisis Risiko Kesehatan Lingkunan (ARKL) Paparan CO dan NOx terhadap Pelajar Pengguna Trans Jogja (Studi Kasus Halte Cik Di Tiro 1)

https://doi.org/10.33772/medkons.v9i4.68

Authors

  • Novia Suryadwanti Universitas Negeri Yogyakarta
  • Rheza Tri Nugroho Universitas Negeri Yogyakarta
  • Suwartanti Suwartanti Universitas Negeri Yogyakarta
  • Dewi Prathita Rachmi Universitas Negeri Yogyakarta

Keywords:

Trans Jogja, CO, NOx

Abstract

Karbon monoksida (CO) dan nitrogen oksida (NOx) adalah polutan utama yang dihasilkan kendaraan bermotor. Paparan terhadap gas ini dapat berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi penderita asma dan anak-anak. Pengguna transportasi umum, seperti Trans Jogja, berisiko tinggi terpapar polusi udara karena halte bus umumnya terletak di tepi jalan dengan tingkat polusi yang tinggi. Berdasarkan survei tahun 2023, mayoritas pengguna Trans Jogja adalah mahasiswa, sehingga penelitian ini berfokus pada dampak polusi udara terhadap kelompok ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Environmental Health Risk Analysis untuk mengukur risiko kesehatan akibat antrian lalu lintas dan waktu paparan polusi saat menunggu di halte Cik Di Tiro 1. Hasil analisis menunjukkan nilai intake polutan CO sebesar 0,00034103 (mg/kg/hari) dan NOx sebesar 0,00003307 (mg/kg/hari). Nilai RQ untuk CO adalah 0,00034103 dan untuk nitrogen dioksida adalah 0,0044, yang menunjukkan bahwa kedua polutan tersebut aman. Karakterisasi risiko menunjukkan bahwa paparan CO dan NOx di halte Cik Di Tiro 1 tidak berisiko signifikan terhadap kesehatan pengguna. Rendahnya tingkat risiko ini disebabkan oleh layanan Trans Jogja yang baik, sehingga waktu tunggu pengguna relatif singkat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

31-12-2024

Issue

Section

Articles