Tinjauan Kinerja Struktur Dinding Bata Berdasarkan SNI 1726-2019 Untuk Bangunan Bertingkat Rendah Menggunakan Pendekatan Diagonal Tekan Ekuivalen
https://doi.org/10.33772/medkons.v9i3.62
Keywords:
Bangunan Bertingkat Rendah, Diagonal Tekan Ekuivalen, Dinding Bata, Dinding Bata BertulangAbstract
Dalam analisis struktur, pengaruh dinding bata dalam menentukan kinerja seismik struktur seringkali diabaikan. Namun, beberapa penelitian memperlihatkan bahwa kinerja seismik struktur akan meningkat akibat adanya dinding bata, khususnya untuk dinding bata yang menggunakan tulangan. Berdasarkan SNI 1726-2019, dinding bata bertulang dapat digunakan sebagai sistem struktur alternatif untuk menggantikan struktur dengan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) yang memiliki pendetailan yang rumit, khususnya untuk bangunan bertingkat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja bangunan bertingkat rendah yang menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus dengan sistem struktur dengan dinding bata. Dinding bata dimodelkan dengan menggunakan pendekatan diagonal tekan ekuivalen dari FEMA 356 dan metode Holmes dengan sistem rangkanya mengacu pada aturan penulangan sistem rangka pemikul momen menengah (SRPMM). Hasil analisis memperlihatkan bahwa meskipun menggunakan aturan penulangan SRPMM, sistem struktur dengan dinding bata memiliki kinerja seismik yang lebih baik dibandingkan dengan sistem struktur SRPMK. Sehingga, struktur bangunan bertingkat rendah yang berada pada lokasi seismik tinggi tidak mesti didesain menggunakan aturan SRPMK, tetapi dapat menggunakan aturan penulangan SRPMM dengan memasukkan pengaruh dinding bata pada proses analisis.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 La Rahman, Mardis Darwis, Anafi Minmahddun, Muh. Handy Dwi Adityawan, Ezra Pasereng Rambak, Raja Agung H.S.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.